Kail (Hook)
Alat ini terdiri dari dua bagian yang digabung menjadi satu yaitu Ranjau yang berfungsi untuk menancapkan ke mulut ikan saat umpan dimakan, dan yang satu bagian adalah sebuah duri yang berlawanan arah untuk mengunci agar ikan tak lepas lagi.
Rells (Spinner)
Alat ini berfungsi untuk memudahkan kita menggulung senar atau kenur, dan untuk pemancing yang masih tradisional biasanya menggunakan potongan bambu untuk menggulung kenur ini.
Joran (Rood)
Alat ini adalah berfungsi untuk melawan gerakan ikan saat kita strike, Biasanya Joran ini Lentur, bertujuan agar hentakan-hentakan Ikan besar tidak akan memutuskan senar/kenur dan mata pancing, sehingga senantiasa ikan akan lemas karena tidak berhasil meloloskan diri dari pancing.
Senar-Kenur (Fishing-Line)
Alat ini merupakan seutas tali yang terbuat dari bahan yang kuat, berfungsi untuk mengikat kail yang dihubungkan dengan joran agar kita bisa melemparkan kail yang sudah diberi umpan ke sasaran sesuai kemauan kita.

Timah (Jig)
Berfungsi sebagai pemberat agar umpan bisa menjangkau dasar sungai, kolam ataupun laut, namun sebagai penyeimbang biasanya ditambahkan pelampung untuk mendapatkan kedalaman umpan sesuai yang di inginkan ( di permukaan, di tengah ataupun didasar).
Umpan (Bait)
Umpan ini juga bisa dikategorikan alat dalam memancing, karena tanpa Umpan kitapun akan kerepotan dalam menangkap ikan menggunakan kail.